• Selamat datang di Masjid Assegaf UNUGHA Cilacap MAMUSDA tautan
Rabu, 14 Oktober 2026

Kajian Dalam Rangka Memperingati Tahun Baru Hijriah 1446 Di Masjid Al-Fatah Desa Tritih Lor

Kajian Dalam Rangka Memperingati Tahun Baru Hijriah 1446 Di Masjid Al-Fatah Desa Tritih Lor
Bagikan

Cilacap, 27 Juli 2024 — Puluhan masyarakat Dusun Karang Wuluh antusias berkumpul bersama di Masjid Al Fatah dalam rangka memperingati tahun baru 1 Muharram 1446H di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap – Jawa Tengah

Sebelum memulai acara pengajian para Mahasiswa KKN dari kelompok 5 ikut membantu dalam pengurusan konsumsi atau snack

Peringatan tahun baru hijriyah tersebut dirayakan dengan acara Pengajian yang diisi oleh Kyai Anshori.“Acara pada malam ini adalah bentuk partisipatif dari mahasiswa KKN UNUGHA Cilacap,” ujar Warsito selaku imam Masjid Al Fatah, dalam sambutannya pada acara Pengajian Kyai Anshori, Sabtu malam (27/07/24) di Masjid Al Fatah.

Lalu ia melanjutkan, “tahun 1 Muharram ini sebagai tahun baru Islam, yang mana mari kita gunakan usia yang masih tersisa ini untuk berbuat baik agar mendapatkan berkah. Hari ini harus lebih baik dari kemarin”.

Acara Pengajian ini dalam rangka memperingati 1 Muharram di Masjid Al Fatah ini merupakan salah satu program kerja dari Mahasiswa KKN Mandiri Kelompok 5 UNUGHA Cilacap.

Warsito selaku imam Masjid Al Fatah mengatakan bahwa acara demikian sangat positif dan dapat menjadikan masyarakat sekitar antusias. Selain itu, acara Pengajian ini juga memberikan nilai penting bagi masyarakat agar dapat memaknai adanya tahun baru Islam dengan peringatan yang islami pula.

“Acara yang seperti ini yang membedakan tahun baru Islam dengan tahun baru Masehi. Ya, semoga saja kegiatan seperti Pengajian yang diinisiasi adik-adik KKN ini bisa istiqomah dan berkelanjutan setiap tahunnya,” ungkap Warsito saat memberikan sambutan di Masjid Al Fatah.

Berikut isi tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Anshori   :

Muharam merupakan bulan yang dimaknai oleh umat muslim sebagai Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah. Bulan pertama pada kalender Hijriyah ini menjadi salah satu bulan mulia selain bulan Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Rajab. Hal ini, dikarenakan bulan Muharam berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekah ke Madinah pada 622 Masehi, yang menjadi awal mula ditetapkannya 1 Muharam.
Kemuliaan bulan Muharam tercantum dalam Al-Quran Surat At-Taubah, ayat 36.
 
Artinya:
“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Janganlah kamu menganiaya dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa,” (QS. At-Taubah :36).

Keutamaan Bulan Muharam

Bulan Muharam menjadi bulan yang penuh keistimewaan dan mukjizat bagi umat Islam yang memohon ampun kepada Allah SWT. Terdapat beberapa keutamaan bulan Muharam, sebagai berikut:
 
1. Menghapus dosa setahun lalu dengan puasa Asyura

Puasa sunnah di bulan Muharam sangat dianjurkan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW. bersabda, “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Muharam dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam,” (HR Muslim).
 
Berdasarkan hadits di atas, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak puasa pada bulan mulia ini, terutama pada hari ke-10 yang disebut dengan puasa Asyura. Puasa di hari Asyura dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah r.a.:

Rasulullah SAW. pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab, “Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat,” (H.R. Muslim).


Selain puasa 10 Muharam, umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada tanggal 9 Muharam (puasa tasu’a) dan 11 Muharam. Inilah yang membedakan umat Islam dengan umat Yahudi, yang mana mereka hanya berpuasa di hari Asyura.
 
2. Dilapangkannya rezeki bagi yang menafkahi keluarga

Selain melaksanakan puasa Asyura, amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh kaum muslimin pada tanggal 10 Muharam ialah menafkahi atau menambah uang belanja untuk keluarga. Habib Muhammad bin Farid al-Mutohhar menyampaikan bahwa amalan kebaikan tersebut merupakan salah satu ajaran Nabi.

Momentum ini dapat dimanfaatkan bagi para kaum muslimin yang memberi kelapangan untuk keluarganya di hari Asyura, maka insyaallah rezekinya akan dilapangkan oleh Allah. Di samping itu, umat Islam juga dianjurkan untuk bersilaturahmi, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, bersedekah, memotong kuku, memakai celak dan melakukan berbagai amalan baik lainnya di tanggal 10 Muharam.
 
3. Bulan terjadinya peristiwa-peristiwa agung

Bulan Muharram dianggap mulia terutama pada hari Asyura dikarenakan banyak peristiwa agung bagi para nabi yang terjadi pada bulan tersebut. Beberapa di antaranya ialah:

– Diterimanya taubat Nabi Adam as setelah sebelumnya dikeluarkan dari surga
– Diselamatkannya Nabi Nuh as dan kaumnya dari kapal setelah banjir bandang
– Diselamatkannya Nabi Ibrahim as dari Raja Namrud yang membakar tubuhnya
– Dibelahnya laut merah untuk Nabi Musa as dan Bani Israil, serta ditenggelamkannya raja Fir’aun dalam lautan
– Dikeluarkannya Nabi Yunus as dari perut ikan nun (ikan paus yang sangat besar)
– Disembuhkannya Nabi Ayyub as atas penyakitnya yang menjijikan
– Diampuninya Nabi Muhammad SAW dari kesalahan yang telah lewat dan yang akan datang.
 
Dari kisah-kisah agung para nabi yang terjadi di bulan Muharam tersebut, dapat disimpulkan bahwa Allah Maha Penolong dan Yang Maha Melindungi. Tidak hanya menolong hamba-Nya, namun Allah juga akan memberikan ampunan yang luas dan melipatgandakan pahala bagi yang taat kepada-Nya, terutama di bulan Muharam yang mulia.

SebelumnyaQuo Maxime Best Aquia Equam Gimpedit Raut Amnis Coccaecati.SelanjutnyaPemanfaatan Limbah Kulit Bawang Putih Sebagai Olahan Makanan Keripik Dengan Ibu-Ibu Sekitar Masjid Al-Fatah
Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masjid Al Fatah
JL. Nusa Indah RT 01 RW 06 Tritih Lor Cilacap Jawa Tengah
Luas Area100 m2
Luas Bangunan90 m2
Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri2015